Tampilkan postingan dengan label written expression. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label written expression. Tampilkan semua postingan

Rabu, 30 September 2020

K E S A L A H A N





Banyak orang mencarinya...

Banyak orang menghindarinya..

Padahal kesalahan

adalah kemungkinan yang mungkin tidak mungkin tapi mungkin selalu ada dan terjadi
Seperti tulisan ngawur ini
hampir pasti adalah kesalahan.


Image result for joker


Kamis, 20 Oktober 2016

Warna warni yang tak lagi berarti


Mawar itu merah violet itu ungu
Ada waktunya hati lebam membiru
Bukan karena dilukai atau tersakiti
Tapi karena sebuah ironi
Pagi siang dan malam selalu terulang
Tapi momen tak pernah kembali
Wahai rembulan apakah engkau mengerti perasaan
Yang merasuk menghentak dan membutakan mata
Yang juga menusuk, melemaskan tulang membuat jantung lupa berdetak
Bukan tentang cinta yang begitu egois
Tapi kasih yang begitu murni
Karena setiap sel berganti
Ternyata manusia pun berubah
Seperti musim yang berganti
Kadang hujan datang begitu saja, seolah langit tak pernah cerah
Suatu malam sangat berarti saat ingin dimengerti
Karena malam berikutnya bukan malam yang sama
Yang namanya ironi sungguh menyayat hati
Seperti bocah yang ingin balon warna warni
Besok semua itu tak lagi berarti
Tak ada yang salah dalam ironi
Ini bukan antar manusia
Melainkan manusia dan takdir
Yang akan pergi tetap akan pergi

Rabu, 01 Juli 2015

A Half Wing of Demon


Siang itu siang yang biasa saja bagi bocah berseragam biru putih, yang lebih tepatnya biru kelabu,atau biru kuning, atau biru..apalah sebutan yang tepat untuk warna baju putih kusam. Bajunya kusam karena tak pernah diganti sejak tahun lalu. Ayahnya bukan orang yang mampu untuk membelikan baju baru setiap tahun, namun ayahnya mampu membayar uang sekolah yang tidak mahal.. ya tidak mahal dibandingkan harapan dan hasrat orang tua untuk menempatkan anaknya pada lingkungan sekolah yang berprestasi baik dan serius dalam menyelenggarakan pendidikan, meskipun untuk itu sang ayah harus menganggap setiap bulan adalah bulan ramadhan karena harus puasa setiap hari.

Ya siang itu di saat terakhir sebelum ia menyelesaikan tahapan sekolah menengah pertama, ia melihat lingkungan sekolahnya. Menatap bunga yang tertata rapi, melihat lapangan basket , ruang guru , kelas dengan whiteboard , melihat parkiran sepeda dimana banyak sepeda para siswa terparkir dengan rapi, kemudian melihat parkiran sepeda motor dan matanya tertuju pada motor sport jaman itu. “Pastilah ini milik para siswa laki-laki dengan ekonomi keluarga menengah ke atas..” demikian pikirnya . ya kebanyakan motor sporty itu pastinya untuk menarik perhatian para  wanita. Demikianlah hal-hal yang mungkin luput dari perhatian orang tua, bahwa materialism itu dimulai saat masa puber.

Sabtu, 27 Juni 2015

Can't take my eyes off you

Heei... judul diatas mengisyaratkan sepertinya tulisan ini bertema mabuk cinta.. mabuk oleh alkohol paling maut di dunia, yang difermentasikan dari buah terlarang di taman elysium yang konon membuat adam dan hawa telanjang, lalu terusir dari surga.

Tidak , ini bukan tentang itu.

Bukan juga tentang menjadi patung setelah menatap mata sang pujaan, yang diduga kuat mewarisi mata medusa. Ya, mata legendaris yang bahkan membuat monster laut kraken membeku tak ubahnya seperti remaja yang jatuh cinta .

Tidak, ini bukan tentang itu

Kita juga tidak akan berusaha memahami kata-kata kontroversi hati yang menyudutkan kepada konspirasi kemakmuran yang kita pilih..

Gubrag -_-!  ini juga bukan tentang itu


Kamis, 20 November 2014

BENARPUN SALAH


Sudah lama saya tidak menulis , dan hari ini saya ingin menulis lagi. Bukan cerita panjang dan karya sastra nan indah, namun hanya pemikiran kecil  yang lumrah dijumpai. Salah seorang nasabah yang saya hormati pernah menasehati “sekalipun kita di jalan yang benar, kadang kita harus mengalah demi kebenaran yang lebih tinggi"

………….........
Alkisah seorang pria muda yang bernama alek , yang baru saja mempunyai anak dari istri tercintanya sedang dalam perjalanan menuju ke rumahnya. Tak sabar ia menemui sang buah hati, mengendarai mobil sendiri. Sebuah mobil sedan berwarna putih keluaran terbaru, Di dalamnya terdengar alunan musik merdu dengan sebungkus terang bulan manis hangat untuk sang istri tercinta diletakkan di jok sebelah. Saat itu jalanan tidak begitu ramai, suasana senja yang indah, seindah suasana hatinya. Hanya saja di jalanan pulau para dewa ini begitu sempit, bahkan yang disebut jalan propinsi hanya sanggup dilintasi dua mobil berpapasan. Di jalan itu dilalui truk truk pengangkut barang, yang berjalan lamban karena penuh muatannya, sehingga mau tidak mau kita harus mendahului dan mengambil haluan jalan sebelah kanan. Apabila dari arah berlawanan kendaraan begitu ramai, tentu saja kita harus bersabar dibelakang truk yang amat sangat lamban, yang tak peduli bahwa kelambananya yang terlalu itu mengganggu pengemudi di belakangnya, yang tak peduli bahwa muatannya terlalu berlebihan dan dapat membahayakan orang lain. Saat itu alek dengan kecepatan yang lumayan tinggi tiba-tiba melihat sebuah mobil truk berusaha menyalip truk lamban di depannya dari arah berlawanan. “shiit.. tak tahukah sopir itu bahwa ia sedang berada di haluan orang lain” pikir alek.

Senin, 15 September 2014

Ujian untuk sang semangat


Jika pertanyaan datang dan tidak ada jawaban bisakah engkau tetap menjawab dengan bijaksana
Jika tantangan datang dan kau tidak tau harus memulai darimana bisakah engkau tidak mati
Jika tubuhmu lemas terkuras berpeluh keringat bisakah engkau tetap tersenyum dan memikirkan orang lain...

Senin, 21 September 2009

Jumlah korek api yang fluktuatif (ga penting)




Jumlah korek api di kamarku berfluktuatif, kadangkala mengalami pertumbuhan sampai dengan 200 persen , atau bisa saja mengalami minus.

Berdasarkan pengalaman sebelumnya, faktor - faktor yang membuat jumlahnya bertambah yaitu :
1. Lupa, Aku lupa bawa korek, jadi kubeli di jalan sehingga nantinya jumlah korek di kamarku bertambah.
2. Lupa, lupa kali ini adalah : aku lupa mengembalikan korek teman yang kupinjam , korek tu tersimpan di kantong celanaku (kebawa pulang).

Sedangkan

Selasa, 15 September 2009

Begini benar begitu benar




Beberapa hari ini saya suka mengunjungi page pro-kontra di detiknews.com. Dari pernyataan pernyataan yang ada disana (terutama pada topik berita yang saya rasa cukup mengerti dan mengikuti) saya cukup cepat menyimpulkan apakah saya akan pro atau kontra, kadang tanpa menyadari dengan baik alasan saya.
Hal ini juga sering terjadi pada kebanyakan orang. Seringkali kita mengikuti feeling , emosi untuk menentukan kemana pendapat kita akan berpihak. Feeling itu..apakah itu yang disebut hati nurani? atau ternyata adalah rasa sirik, benci, marah dan hal - hal negatif lain yang hinggap di hati kita. Apabila kita mau menginterogasi jawaban kita sendiri, mungkin kita akan menemukan jawabannya.

Sabtu, 12 September 2009

we move under the name of..

Kau menyangka dirimu rendah padahal tidak serendah itu.
Kau menyangka dirimu tinggi padahal tidak setinggi itu.
Semuanya begitu tidak menentu. setiap saat kita dihakimi oleh ukuran yang berbeda.
Oleh karena itu bocah.
Ciptakan ukuranmu, duniamu, tempatmu berpijak.
Ciptakan dirimu sendiri.
Dengan nilai-nilai luhur takdirmu.
a man should be the hero
Tidak terjebak rendah diri dan

simple but pure

Kesederhanaan....

Cerita ini hadir dari masa lalu..
Saat segala sesuatu tidak terbeli, bukan karena pelit bin medit, tapi sungguh karena ekonomi sulit melilit...
Masa masa itu, segala sesuatu harus dihemat, sehemat hematnya, agar asap dapur bisa mengebul paling tidak sekali dalam sehari.

Jadi jangan berharap untuk bisa membeli sebuah gaun indah untuk wara wiri di pesta, bisa makan dengan lauk ala kadarnya pun, tangan harus terlipat untuk mengucap syukur.

Tapi hasrat untuk menjadi cantik, tampaknya tidak dimonopoli oleh para gadis kaya saja, karena semua wanita kaya miskin, besar kecil, ingin terlihat cantik, menarik, menjadi pusat perhatian, disenangi , dikagumi, dipuja puji... siapa yang tidak...?
(kalau ada gadis yang tidak ingin terlihat cantik menarik, dicintai, hanya ada 3 kemungkinan :
Pertama: dia telah mencapai penerangan yang begitu sempurna, sehingga dia tau , kecantikan bukan hanya dari fisik tapi dari jiwa yang baik dan bijaksana, (tapi bukankah itupun pengejaran akan kecantikan ? meski dalam artinya yang berbeda ?)
Kedua : dia sudah tidak waras, jadi jangankan berpikir untuk cantik, memikirkan jati diri saja dia tak bisa
Ketiga : dia yang menderita

review "mantra"-dedy corbuzier

Teman saya request untuk memberi lebih banyak review tentang buku yang saya "review" sebelumnya. Salah satu alasan mengapa buku ini diberi judul "mantra" menurut saya adalah karena bab tentang linguistic deception art ini. Disini penulis membagi 11 faktor dalam seni berbicara yang perlu diketahui dalam rangka mengkomunikasikan apa yang kita inginkan, faktor tersebut diantaranya adalah two sides triangle, one side triangle, Induksi dan deduksi, perumpamaan , dan lain-lain.

benci dan teruslah berlari

Pernahkah dirimu merasa takut? takut tertinggal oleh mimpimu?
Bagaimana ini... sudah hampir sadar dan sudah waktunya terbangun dari tidur untuk menjalani waktu yang nyata
tapi mimpi-mimpi itu tak kunjung ada tanda-tandanya ikut terbangun dan bersama-sama dalam kenyataan

Dewa nasib

Apa itu keberuntungan dan kesialan menurut kamu? Why, kadang kita ngliat orang lain begitu beruntungnya
Sampe iri kalo boleh jujur
Ada teori religi yang menyebutkan itu karma
ga salah juga kalo percaya
tapi kayanya ga asyik tuh kalo menurutku, karma yang dibawa sejak lahir? its not fair
Ada teori itu suatu daya tarik, keberuntungan datang dengan pikiran yang positif, yakin
ga salah juga alias benar

Tapi...